
Tubuh gurita sangat lunak . Hal ini memungkinkannya untuk masuk ke dalam celah bebatuan yang sempit , baik untuk bersembunyi dari predator , maupun memburu mangsa.
Gurita memiliki mulut yang menyerupai paruh burung nuri ( mulut ini juga dimiliki oleh Cumi - Cumi ) . Paruh ini sangat bermanfaat ketika gurita menemukan mangsa berkulit keras , seperti kepiting.
Untuk menghindari predator , gurita melakukan kamuflase dengan mengubah warna kulitnya serupa dengan lingkungan disekitarnya . Kemampuan untuk mengubah warna ini juga dilakukan untuk memberi peringatan kepada gurita lain , misalnya untuk memberi tahu bahwa Gurita beracun yang berbahaya.
Gurita tidak memiliki indera pendengaran sama sekali , namun Gurita mempunyai indera penciuman yang tajam . Bahkan , sensor penyedot di tangan Gurita dapat mendeteksi keberadaan makanan.
Kemampuan lain dari Gurita ialah , dari sejumlah penelitian diketahui bahwa Gurita memiliki intelegensi yang tinggi. Gurita dapat diajari cara membuka tutup botol selai, untuk mendapatkan sesuatu didalamnya .
Gurita dapat bergerak cepat karena dorongan air yang disemprotkan di kulitnya dengan kuat.
0 comments:
Post a Comment
Tim Gudang Materi mengharapkan komentar anda sebagai kritik dan saran untuk kami .. Hubungi kami jika anda mengalami kesulitan !